Kamis, 01 Februari 2024 - 23:53:16 WIB
Video Viral Bupati dan Wabup Rokan Hilir Nyaris Baku Hantam, Ini Klarifikasinya

Kamis, 01 Februari 2024 - 20:02:22 WIB
Bupati dan Wabup Rokan Hilir Nyaris Baku Hantam Saat Acara Pelantikan Kades

Jumat, 26 Januari 2024 - 01:22:19 WIB
Masyarakat Rimba Melintang Rohil Ucapkan Terima Kasih Kepada Gubri Edy Nasution

Jumat, 12 Januari 2024 - 18:53:56 WIB
Viral Pembongkaran Tiang Reklame, Satpol PP Rohil Tegaskan Peran dalam Penegakan Perda

Jumat, 29 Desember 2023 - 18:04:02 WIB
Dana Publikasi di Diskominfotiks Rohil Cair

Kamis, 23 November 2023 - 23:34:48 WIB
Kabupaten Rohil Dapat Bantuan 22 Titik Perangkat VSAT Tele Sat dari Kementerian Kominfo

Senin, 20 November 2023 - 21:06:05 WIB
Ketua FPR Pertanyakan Anggaran Perubahan Rohil Tak Kunjung Terbit, Ada Apa?

Senin, 30 Oktober 2023 - 13:10:32 WIB
Industri Keuangan dan UMKM Ramaikan HUT Rohil ke-24 dan Bulan Inklusi Keuangan

Kamis, 21 September 2023 - 21:43:07 WIB
Digelar AJI dan PHR, Perangkat Desa di Bangko Pusako Rohil Ikuti Pelatihan Melacak Hoaks

Kamis, 24 Agustus 2023 - 19:20:12 WIB
Bincang-bincang Bupati Afrizal Sintong dengan Yopi Arianto, Ternyata ini yang Dibahas

 
Pejabat yang Tak Sanggup Bermukim di Rohil Dipersilahkan Buat Surat Pengunduran Diri
Senin, 09 Januari 2017 - 16:24:27 WIB
 
   

BAGANSIAPIAPI (DetakRiau.com)-Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiludin memiliki alasan logis mewajibkan pejabat setempat membawa keluarganya dan menetap di Bagansiapiapi. Bahkan bagi yang tidak mau diminta untuk membuat surat pengunduran diri.

Demikian dikatakan Wabup di Taman Budaya, dihadapan para pejabat Rohil dan seluruh pegawai dan honorer, ''Bayangkan saja, kita pejabat Eselon II, III dan IV sekitar 300 orang, kalau saja belanja di Bagansiapiapi buat aja sejuta sebulan sudah 300 juta perputaran uangnya,'' kata Wabup.

Karena itu ia mengharapkan bagi pemilik jabatan diminta menetap membawa keluarganya ke Bagansiapiapi.

''Saya kesal ada rumah dinas pegawai di dekat perumahan jaksa, saya cek selalu bergembok berarti kan tidak ditempati. Kalau seperti ini tunggu seminggu lagi kunci akan kita bongkar dan berikan kepada pegawai lain rumah itu,'' katanya kesal.

Padahal menurutnya rumah diberikan agar pegawai Rohil menetap di Bagansiapiapi. Karena bolak-balik dikhawatirkan kerja tidak maksimal.

''Kalau tak sanggup buat surat pengunduran diri, bahkan ini juga berlaku buat pejabat eselon II yang ada di Rohil,'' ucapnya, sebagaimana dilansir RiauAktual.com.

Jamiludin meminta agar para pegawai benar-benar mengabdikan diri untuk Rohil, terutama kepada anak asli daerah yang memiliki jabatan.

''Kita besarkan daerah ini, kita cari makan disini ya tinggal harus di Rohil juga. Makanya kita sangat selektif memberikan jabatan nantinya kepada pegawai dan kita mau yang menetap di Rohil saja,'' kata orang nomor dua di Rohil itu pula. (e2)

Teks Foto: Jamiludin. (f: int)

 
Home | Pemkab Rokan Hilir
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR © 2015